2011
Tahun ini saya menikah, di bulan Oktober. saat menikah pasangan saya sudah tau bahwa saya mempunyai permasalahan dengan kandungan saya, yaitu "Kista Endometriosis". Akan tetapi dia tetap mau menerima saya dan mau sama-sama berjuang dengan permasalahan ini, sangat bersyukur diberikan pasangan seperti dia, Hihihii.. Tuhan baik ya? Amin.Tapi saya juga yakin pasangan kalian juga pasti gak kalah baik & support banget dalam hal TTC ya.
Di tahun ini juga saya tau sebelum saya menikah bahwa ginekolog menyarankan untuk operasi, waktu itu saya konsul dan cek usg dengan Dr. Azen Salim di RSPI kemudian saya second opinion dengan Dr. Sumanadi masih di RSPI juga dan jawabannya sama "Operasi".
Dengan dokter yang terakhir wejangannya hanya begitu siap operasi datang aja langsung appointment, 2 minggu setelah haid. Daaarrr beneran lemes karena 2 dokter berkata sama, masih juga males pusing mengingat harus ngumpulin uang buat biaya operasi ditambah ras TAKUT sangat akan meja operasi, suntik, dan sejenisnya! Hahaha..
Sekilas penyesalannya cuma kenapa saya gak ikut asuransi sejak dulu ya? Saat ini asuransi yg saya miliki tidak mengcover biaya operasi kista karena saat awal 2011 saya ikut sudah terdeteksi adanya kista endometriosis. Dalam case ini kantor saya juga tidak ada penggantian. Jadilah musti berusaha pakai biaya sendiri.
Tapi selain hal ini asuransi mengganti full kok, dan saya cukup puas dengan pelayanan asuransi pr*****ial, saya ambil tipe HS dan pernah mengalami jatuh dari motor dibawa ke ugd rawat jalan untuk pengobatan luka saya (gak parah kok cuma luka aja naik ojek) diganti full sampai obatnya pun yg diminum dibawa pulang gratis tis tis.. yippiieeee!
2012
Di sini saya dan pasangan menjalankan segala sesuatu nya masih santai, belum fokus banget untuk harus segera hamil (padahal usia udah 32th). Dengan harapan "ahh temen yg ada miom, ada kista masih ada tuh yg bisa hamil. siapa tau gue juga!"Mulai mencoba terapi herbal juga, saya menjalani terapi herbal di Klinik Ning Harmanto. Berbagai ramuan herbal dalam kapsul saya minum, serta pantangan dijalankan (mulai memilih makanan sehat, tanpa daging, vetsin, dll) juga menjalani urut di klinik tsb. Saya cuma bertahan 3bln, yaaak 3bln aja hahaha kemudian mulai malas dan juga karena ngerasa kok kayanta gak ada perubahan yg gimana banget gitu ya.
Lanjut kemudian dari hasil googling ketemu dengan namanya "Daun Sirsak" okelah saya coba juga rebusan air daun sirsak, ini juga gak bertahan lama cuma 2bln, zonkkk hahaha..
Tetapi ditahun ini saya mulai mengenal yg namanya "Green Smoothies" jadi pola makan juga mulai dipilih2 walau sesekali masih bandel yaaa, siapa yg bisa tahan sama bakso (bang, jangan pake vetsin ya! tapiii tetep aja keless ya hahaha) mie ayam, dll.
Lanjutttt saya memulai yg namanya minuman sehat hijau itu setiap pagi sebagai pengganti makan pagi saya.Yahh paling enggak ada yg berubah yaah, agak sehat sedikiiiittt asupannya, wakakaka..
Di akhir tahun 2012, setelah 1st anniversary kita mulai berfikir untuk lebih serius mencoba daya upaya agar saya bisa hamil. Mulai lah kita menabung untuk worst scenario yaitu "Operasi" dimana kita ber-2 udah tau kisaran biayanya dengan hasil googling & Info dari teman yaitu kata dia siapin aja sekitar 25-30jt. Waaakkksss melek total nih mata! Hahaha..
Sambil menabung & saya juga selalu berharap pada yg maha kuasa untuk memberikan kesembuhan serta mujizat nya.
Hikmahnya saya jadi lebih sering berdoa, baca renungan harian, baca alkitab, baca buku rohani & ke gereja loh, Hehehe.. terima kasih Tuhan!
2013
Masih dalam rangka menunggu pundi pundi tabungan penuh, saya berusaha juga mencoba pengobatan alternatif lain, sambil tetep "siapa tau hamil" hihihii..Disini saya akan cerita pengobatan alternatif apa aja dan gimana akhirnya saya menjalankan operasi serta RS dan Dokter siapa yg saya pilih.
Lanjuttttt besok yaaa hehehe..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar